RANGKAIAN STAR DELTA DAN NYALA BERGANTIAN SEBAGAI TRAINER PEMBELAJARAN MOTOR 3 FASA TEKNIK LISTRIK POLITEKNIK KOTABARU
Article History
Submited : April 30, 2025
Published : May 23, 2025
The learning process at Politeknik Kotabaru, particularly in the Electrical Engineering program, involves two main aspects: theory and practice. While theory provides essential foundational knowledge, practice is necessary for the application of concepts in real-world situations. The author identifies shortcomings in practical learning, particularly regarding the absence of a star delta manual trainer and a three-phase alternating motor circuit. Therefore, the author developed these trainers as learning media to facilitate students in understanding and applying concepts of electric motors and electrical installations. This trainer is designed as a cohesive unit that includes motor and control circuits, with careful planning to ensure correct component installation and prevent short circuits. This research employs data collection methods that include observation, literature study, experiments, and conclusion drawing. The calculation results show the voltage and current differences in both star and delta positions, as well as the outputs of the alternating circuit. With the availability of this trainer, it is hoped that students will find it easier to comprehend the practice of electrical motor circuits. The data generated for power in the star delta manual circuit is 819.9 watts when the circuit is in the star position, and the power generated in the delta position is 821.2 watts, indicating that the power in the star position is lower than in the delta position. In the three-phase alternating motor circuit, motor 1 produces a power of 820.5 watts, while motor 2 produces a power of 819.1 watts.
Abstrak
Proses pembelajaran di Politeknik Kotabaru, khususnya di jurusan Teknik Listrik, melibatkan dua aspek utama: teori dan praktik. Meskipun teori memberikan dasar pengetahuan yang penting, praktik diperlukan untuk penerapan konsep dalam situasi nyata. Penulis mengidentifikasi kekurangan dalam pembelajaran praktikum, terutama terkait dengan tidak adanya trainer rangkaian star delta manual dan rangkaian motor 3 fasa nyala bergantian. Oleh karena itu, penulis mengembangkan trainer tersebut sebagai media pembelajaran untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami dan menerapkan konsep motor listrik dan instalasi listrik. Trainer ini dirancang sebagai satu kesatuan yang mencakup rangkaian motor dan kontrol, dengan perencanaan yang matang untuk memastikan pemasangan komponen yang benar dan mencegah konsleting. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang meliputi observasi, studi literatur, eksperimen, dan penarikan kesimpulan. Hasil perhitungan menunjukkan selisih data tegangan dan arus dalam posisi star dan delta, serta output rangkaian nyala bergantian. Dengan adanya trainer ini, diharapkan mahasiswa lebih mudah memahami praktik rangkaian motor listrik. Data yang dihasilkan untuk daya pada rangkaian star delta manual yaitu 819,9 watt, pada saat rangkaian dalam posisi star dan daya yang dihasilkan pada saat rangkaian posisi delta yaitu 821,2 watt, jadi daya pada saat posisi star lebih rendah daripada posisi delta. Pada rangkaian motor 3 fasa nyala bergantian pada motor 1 dihasilkan daya sebesar 820,5 watt, dan pada motor 2 dihasilkan daya sebesar 819,1 watt.